Sabtu, 27 Oktober 2018

Why I Started Blogging

Sabtu, Oktober 27, 2018 37 Comments

Udah pada tau belum kalo tanggal 27 Oktober merupakan Hari Blogger Nasional??

Saya juga baru tau lowh karena ikutan Collab dengan Bandung Hijab Blogger di postingan ini.


Hari Blogger Nasional pertama kali dicanangkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Muhammad Nuh, pada 27 Oktober 2007 pada pembukaan Pesta Blogger tahun itu.

Pic from RedLink

Sekarang ini sudah semakin banyak blogger-blogger bermunculan dari berbagai bidang. Termasuk saya.

Iyaa, saya ini masih Newbie menurut saya walaupun sudah memulai Blogging dari Tahun 2008, kemudian sempat vakum, dan aktif lagi tahun 2012, dan vakum lagi dan baru mulai aktif kembali Desember 2017.


Why I Started Blogging?

Dari kecil saya sudah hobi membaca. Sejak duduk di bangku SD, saya suka menulis puisi ataupun cerpen, dan juga menulis diary (saya yakin, hampir semua penulis pasti basicnya dari sini).

Saya juga sangat suka menonton Film, sehingga ketika awal masuk SMA, saya sempat bercita-cita menjadi Sinematografer dan berkeinginan kuliah di IKJ. Walaupun saya akhirnya memutuskan untuk kuliah di Fakultas Ilmu Komunikasi di Bandung, karena tidak sanggup tinggal di Kota Jakarta anak mamih.

Baca juga : 5 Things That You Can't Move On From Bandung


Film dan Buku menjadi Tema Blog Pertama Saya.

Kecintaan terhadap Film dan Buku, saya coba tuangkan di Blog pertama saya Green Lady Love Movies yang di mulai tahun 2008. Tolong maafkan gaya bahasa saya yang alay 😂😂.



Saya juga selalu tertarik dengan Make Up. Ketika kuliah dulu, saya pernah menjadi consultant Oriflame, dan menyadari bakat saya bukanlah berdagang kosmetik, karena yang ada saya selalu menghabiskan uang keuntungan dengan membeli Make Up dari Oriflame.

Pic from Google

Kemudian, saya berprofesi menjadi bankers yang di tuntut harus selalu fresh dan syantiek setiap menghadapi nasabah.

Memang lagi Syantiekk...


Pencarian Review Make Up yang Menginspirasi Saya Menjadi Beauty Blogger.


Di tahun 2012, ketika masih menjadi bankers inilah saya mulai mencari review make up.  Awal mula ketertarikan saya menjadi beauty blogger adalah ketika terdampar di laman Female Daily dan di blog para beauty blogger seperti Racun Warna Warni milik Mbak Sekar Arum, Cheryl Raissa, The Silver Treasure milik Mbak Nindy dan masih banyak lagi.

Sampai akhirnya saya memiliki 4 Blog, yang terdiri dari Beauty, Film, My Wedding Day, dan Private. Kemudian, saya pun vakum lagi karena kesibukan setelah berkeluarga dan memiliki anak di tahun 2013 dan 2014.

Keluar dari Bank, karena suami istri tidak boleh berada di 1 instansi yang sama, saya pun mulai berprofesi sebagai Make Up Artist di tahun 2014. Tetap tidak meninggalkan hobi dan kesenangan saya dengan make up.

Hobi yang di bayar.


Pertemuan dengan Blogger yang Membuat Semangat Menulis Saya Timbul Kembali.

Me with Mbak Dina Makeupuccino

November 2017, saya mendapat undangan dari Mbak Dina, Makeupuccino, untuk menghadiri Artisan Soirée dengan Artisan Pro. Di sinilah saya bertemu dengan
Teh Everonia (ig @everonia7) yang merupakan salah seorang pendiri Komunitas Beauty Blogger/Vlogger. Saya kembali menemukan semangat untuk mulai menulis blog lagi.

Di sisi lain, saya juga suka nulis ngacapruk (baca: suka-suka), membuat status panjang kali lebar di medsos. Sampai sering di komentarin, lagi bikin karangan ama temen-temen, wkwkwk. Sepertinya cacaprukan saya ini lebih baik di salurkan di media sosial yang semestinya.

Betull??

Kemudian, saya melihat postingan IG Rara Febtarina (ig @febtarinar) yang merupakan Founder Bandung Hijab Blogger. Dan saya memutuskan bergabung dengan BHB sampai dengan sekarang. Karena bergabung dengan komunitas sesuai dengan minat dan hobi, selain menambah teman dan link baru, tentu juga menambah semangat serta pengetahuan di bidang tersebut.


Keputusan Untuk Menyatukan Semua Tema Blog yang dimiliki Menjadi 1 Blog Saja.

Saya pun mulai merasa pusing memiliki Blog sebanyak 4 biji, tapi malah enggak terurus semua.


Akhirnya, saya memutuskan untuk menyatukan semuanya pada tanggal 10 Agustus 2018, agar saya bisa konsentrasi di 1 blog saja.

Dan inilah dia...

Doakan saya semoga bisa konsisten mewarnai dunia perbloggingan khususnya di Bumi Nusantara ini, yaa...

Temenku juga punya cerita awal mula kenapa dia ngeblog lowh, yuu cek postingannya Teh Afifah juga.

Collab kali ini Bandung Hijab Blogger bekerjasama dengan ACT untuk membantu Korban bencana alam di Palu dan Donggala.


Yuu, teman-teman, mari sisihkan sedikit penghasilan kita agar bisa membantu saudara-saudara setanah air di sana.

Semoga sekecil atau sebesar apapun yang kita sisihkan dapat memperberat timbangan amal di akhirat kelak.

Aamiinn...

Love,


Love to see you on:

Email : greenflowers711@gmail.com


Sumber:
https://tekno.kompas.com/read/2011/10/27/18033547/hari.blogger.nasional.sejarah.dan.perkembangannya

Senin, 22 Oktober 2018

UMAMI, Enggak Bikin Kamu jadi Generasi Micin

Senin, Oktober 22, 2018 13 Comments
Baper enggak sich, kalo liat Mawar Merah, atau lebih laper kalo liat bala-bala? #ehh

Mommy-mommy ketceh di sini, siapa yang parno ama MSG???

(((SAYAHHH)))

Lohh, kok ngacung sendirii sichh...??

Iyaa, saya termasuk mommy ketceh ngaku-ngaku amad yang sempet parno ama MSG, gara-gara waktu SD dulu, ada yang bilang kalau MSG itu bahaya, bikin bodoh.

Duhh, serem amad yaa...

Sejak itu saya enggak pernah lagi pake micin murni, tapi kalo penyedap rasa lain sich masih pake, teuteuupp yahh ada yang kurang kalo enggak pake, sama aja donk yahh hihihii...

Terusss, akhir-akhir ini banyak sekali di gaungkan generasi micin yang typicalnya itu bodoh atau bebal gtuw, padahal ternyata enggak lowhh...

Tau kan asal mula nya UMAMI dari mana??

Dari Jepang, betul sekali...

Di temukan oleh Profesor Kikunae Ikeda, pada tahun 1908, yang berhasil mengisolasi kristal yang terbuat dari glutamat, salah satu asam amino paling umum yang ditemukan dalam makanan dan juga tubuh manusia.

Nahhh, sekarang presentase orang-orang pintar dan penemu darimana??

Jepang juga...

Berdasarkan daftar yang dirilis oleh laman iq-research.info, Negara Jepang itu masuk peringkat 3, penduduk dengan IQ paling tinggi di Dunia.

Jadi enggak mungkin banged donk yaa, kalo di bilang UMAMI itu bikin pembodohan umat manusia, lha wong tempat asal di ciptakannya dan banyaknya penikmat UMAMI itu justru tempatnya orang-orang jenius.

Betul??

Hal ini semakin di kuatkan ketika saya datang ke acara Blogger Gathering bersama Ajinomoto, pekan kemarin tanggal 12 Oktober 2018 di Kapulaga Indonesian Bistro, dimana kita semua mendapatkan penjelasan dari Profesor Purwiyatno Hariyadi, Ahli Teknologi Pangan dari IPB.

Profesor Purwiyatno Hariyadi


Beliau menjelaskan bahwa banyak yang salah paham dengan UMAMI dan menganggap tidak baik untuk tubuh.

Padahal Asam Glutamat (asam bebas dari MSG) itu merupakan unsur pokok dari protein yang terdapat secara alamiah pada bermacam-macam sayuran seperti kacang kedelai, daging, unggas, susu, seafood dan air susu ibu (ASI).

Hahhh, ASI kita mengandung UMAMI?

Iyaa, Mom, jadi UMAMI itu sendiri pun akhirnya masuk ke dalam rasa kelima dalam citarasa dasar dan merupakan informasi/sinyal dasar bagi manusia untuk bertahan hidup:

  1. Sumber energi : Manis
  2. Sumber mineral : Asin
  3. Potensi busuk/rusak : Asam
  4. Potensi beracun : Pahit
  5. Sumber protein : Umami

Terus gimana dengan penggunaannya?

Menurut Prof. Purwiyatno penggunaannya sesuai kebutuhan saja. Yaa, enggak mungkin juga kita pake ampe bersendok-sendok kan. Yang ada masakan kita nanti terlalu gurih. Sama kayak ngeliat Brandon Routh di film Superman Return yang terlalu ganteng and sempurna, jatuhnya malah giung teuing -baca: terlalu manis- and malah enggak enak di liat gitu ehhh, itu mah saya doank kali yaaa.


Rekomendasi MSG sebagai Bahan Tambahan Pangan (BTP)

Monosodium Glutamat (MSG) merupakan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang berfungsi sebagai penyedap rasa pada makanan. Dalam regulasi Pemerintah Republik Indonesia, BTP penyedap rasa dan aroma, penguat rasa termasuk dalam daftar golongan BTP yang diizinkan sebagaimana tercantum dalam

Pasal 3
Peraturan Menteri Kesehatan RI
Nomor 033 Tahun 2012
tentang Bahan Tambahan Pangan

yang penggunannya secara ketat diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan (Kepdirjen POM) No. 02592/B/SK/VIII/91 tentang Penggunaan Bahan Tambahan Makanan dan No. 02593/B/SK7VIII/91 tentang Tata Cara Pendaftaran Produsen dan Produk Bahan Tambahan Makanan serta Kodeks Makanan Indonesia yang diterbitkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Penggunaan MSG sebagai BTP penyedap rasa yang aman sejak lama sudah direkomendasikan oleh berbagai badan atau institusi di dunia yang berwenang, antara lain rekomendasi dari US-FDA, American Medical Association (AMA), European Communities (EC) Scientific Committee for Food, Join Experts Committee on Food Additives (JECFA)-FAO dan WHO.

(Di kutip dari Buku Review Monosodium Glutamat : How To Understand It Properly, karya Dien Kurtanty, Daeng Mohammad Faqih, Nurhidayat Pua Upa)

Terus gimana tuch cara masaknya, ada yang bilang kalo masak UMAMI enggak boleh di atas api panas?

Nah, Mom, kebetulan pertanyaan ini juga keluar pas di sesi pertanyaan kemaren. Menurut Prof. Purwiyatno tidak masalah apabila di masak di atas api, karena UMAMI sudah berbentuk kristal dan sama saja seperti kristal garam dan gula. Jadi tentu aman di tambahkan dalam kondisi masakan masih di atas api.


Dhatu Rembulan ketika sharing pengalamannya.


Selain kedatangan Prof. Purwiyatno, ada pembicara lain juga lowh, yaitu Mbak Dhatu Rembulan (Selebgram, Parenting & Lifestyle Blogger) yang berbagi pengalaman ketika menghadapi bayinya yang sudah memasuki MPASI. Awalnya anaknya susah makan, tapi setelah Mbak Dhatu menambahkan sedikit UMAMI, anaknya menjadi lahap makannya. Karena, seperti yang di bilang oleh Prof. Purwiyatno, percuma makanan tampak cantik tapi rasanya tidak enak sama sekali dan malah tidak termakan. Yang ada gizi dari makanan malah tidak masuk ke dalam tubuh.

Hal ini juga berlaku bagi Ibu hamil yaa, penggunaan MSG secukupnya saja. Karena, tau banged kan kalo Bumil itu susah makannya. Seperti saya dulu, sama sekali enggak bisa makan nasi, jadi makannya ala-ala bule gitu, lauk pauknya aja tanpa nasi, kebayang enggak sich kalo enggak UMAMI, saya tentu makin susah makan.

Lahh, terus gimana tuchh dengan gosyip Chinese Restaurant Syndrome yang sempet heboh waktu dulu?

CRS diduga gejalanya berupa rasa kebas di belakang leher, tubuh menjadi lemas seperti palpitasi (jantung berdebar-debar). Berdasarkan hasil penelitian, hal ini tidak terbukti. Jadi, bisa di bilang ini di alami oleh orang yang alergi pada MSG. Tidak semua orang akan mengalami hal yang sama. Sama dengan orang yang alergi dengan seafood. Seperti adik saya, yang alergi dengan kepiting telur, yang menyebabkan wajahnya jadi merah padam dan gatal-gatal sekujur tubuh, sehingga dia enggak bisa lagi makan makanan favoritnya tersebut, apalagi ketika imun tubuhnya sedang menurun.


Cooking Class with Chef Deny Gumilang

Nahhh, setelah sesi tanya jawab yang lumayan seru, akhirnya tiba juga kita di sesi cooking class bersama Chef Deny Gumilang yang merupakan jebolan Master Chef Indonesia.


Chef Deny berbagi resep cara membuat Mie Kocok Bandung. Pas bumbu di tumis, duhh wanginya menguar kemana-mana bikin perut saya jadi keruyukan. Sayangnya, saya enggak kebagian Mie Kocoknya karena sibuk nontonin Chef Deny masak. Saya memang hobi banged nonton Master Chef luar negeri maupun Indonesia, jadi rasanya sayang banged kalo di lewatin. Iyaa, hobi saya nontonin orang masak, bukan hobi masak, qiqiqiiqiq.

Mie Kocok masih setengah jadi belum di taburin bawang goreng dan cengek yang bikin penampilan makin menggugah selera.


Sedihh yaa enggak kebagian, huhuu, ya sudah enggak papa yang penting dapet ilmunya langsung dari Chef Deny. Berikutnya Chef Deny memasak Chicken  Steak Sambal Matah yang super yummy

Chef Deny menerangkan cara membuat Chicken Steak Sambal Matah


Tidak lupa, Chef Deny selalu menambahkan UMAMI dari Ajinomoto di setiap masakannya. Setelah mempraktekkan Chicken Steak Sambal Matah, mulailah sesi lomba plating

Hasil Plating Chef Deny


Kali ini Chef Deny memplating Chicken Milanese. Dan kemudian di ikuti oleh para blogger. Semua bahan di sediakan, dan kita semua bebas berkreasi. Berhubung bebas merdeka, saya tentu mencomot parutan keju sebanyak mungkin, udah enggak peduli lagi ama timbangan di rumah yang selalu megap-megap tiap saya naikin, qiqiqiqi.

Dan, inilah hasil Plating saya

Sejatinya, saya mengetahui bahwa bakat murni saya bukanlah plating, tetapi 'mangan'. Who's with me, Mom? 😂😂

With All Bloggers

Mommy-mommy, jadi udah enggak ragu lagi donk yaa pake UMAMI?

Iyahh, thnx yuuu Mamiyanya Mas Ibum.

Hihihii, sama-sama. Saya juga mengucapkan terima kasih banyak buat Ajinomoto dan Dreamcoid yang sudah mengundang saya di acara ini, sehingga bisa berbagi info untuk Mommy-mommy ketceh lainnya.

So, sampai jumpa lagi di postingan saya yang berikutnya yaa...


Love,


Love to see you on:

Email : greenflowers711@gmail.com


Sumber :

https://www.google.co.id/amp/s/m.liputan6.com/amp/3320146/10-negara-dengan-iq-penduduk-tertinggi-di-dunia-indonesia


Kurtanty, Dien, Daeng Mohammad Faqih dan Nurhidayat Pua Upa. 2018. Review Monosodium Glutamat: How To Understand It Properly. 

Minggu, 14 Oktober 2018

3 Wanita Hebat Sepanjang Zaman

Minggu, Oktober 14, 2018 12 Comments


Setiap orang pasti punya idola. Idola yang mereka kagumi, bahkan sampai ingin mengikuti mereka, mulai dari gaya berpakaian, gaya hidup, pola pikir dan sebagainya.

Di tengah derasnya arus informasi sekarang ini. Anak muda zaman sekarang memiliki idola yang beragam. Dari yang positif sampai dengan negatif.

Saya pun pernah menjadi seorang groupies yang bener-bener freak ama boysband duh, ketauan umur . Mulai dengan menempeli seluruh dinding kamar dengan poster-poster mereka, membeli semua kaset waktu itu masih zaman kaset yaa 😂😂😂, menonton show mereka di TV, mantengin Video klip mereka berulangkali. Duhhh, kegilaan yang sesaat.

Tapi, sesungguhnya ada yang lebih layak untuk di jadikan idola. Idola yang memberikan semangat positif dalan menjalani hidup. Terutama bagi kita para wanita muslimah. Idola yang merupakan para wanita hebat penghuni surga-Nya. Role model kita agar bisa pergi ke Jannah-Nya, Aamiinnn...




Di postingan collab dengan Bandung Hijab Blogger ini, saya  akan membahas mengenai 3 Inspiring Woman in the World.

Siapa aja???
Ini dia...


1. Khadijah binti Khuwailid

Istri yang paling dicintai oleh Rasulullah ini, terlahir dari keluarga yang terpandang. Wanita mulia yang cerdas, cantik dan baik hati. Sebelum bertemu dengan Rasulullah, Ummu Khadijah sudah menikah 2 kali, sayangnya keduanya telah meninggal terlebih dahulu.

Hingga suatu ketika, Ummu Khadijah bertemu dengan seorang pemuda yang mampu membuatnya membuka hatinya kembali. Seorang pemuda bergelar Al-Amin. Dialah Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah pernah bersabda,
"Allah tidak pernah memberikanku wanita yang lebih mulia dari Khadijah. Di saat manusia lain tidak percaya, dia sendiri yang percaya. Ketika semua orang mendustakan diriku, dia sendiri yang menerimaku. Ketika semua orang berlarian dariku, ia mendukungku, baik ketika ada maupun tiada. Dan Allah mengaruniaiku putra putri bukan dari yang lain, melainkan darinya."

Dari sabda tersebut, kita bisa mengetahui betapa dalamnya cinta Rasulullah kepada Ummu Khadijah, seorang wanita yang berkorban segalanya baik harta maupun dirinya demi dakwah Rasulullah.

Sebagai seorang wanita maupun seorang istri, sungguhlah teramat jauhhhhh diri saya ini, di bandingkan Ummu Khadijah. Semoga saya pun bisa introspeksi, dan semakin memperbaiki diri, walaupun hanya secuil saja.
Aamiinn......


2. Fatimah binti Muhammad

Putri kesayangan Rasulullah dari Ummu Khadijah ini pun merupakan salah satu dari 4 pemimpin wanita kelak di Surga. Seorang wanita yang memiliki semua kelebihan sifat-sifat Rasulullah.

Bahkan Ummu A'isyah pernah berkata, "Aku tidak melihat seseorang yang perkataannya dan pembicaraannya yang menyerupai Rasulullah selain Fatimah, jika ia datang mengunjungi Rasulullah, Rasulullah berdiri lalu menciumnya dan menyambut dengan hangat, begitu juga sebaliknya yang di perbuat Fatimah bila Rasulullah datang mengunjunginya."

Dari usia 5 tahun, Fatimah telah di tinggalkan oleh Ummu Khadijah yang telah menghadap Rahmatullah. Di usia yang sangat dini, Fatimah harus menggantikan bundanya untuk melayani, membantu, dan  membela Rasulullah.

Dengan cerita masa kecilnya yang cukup berat untuk di jalani, Fatimah pun tumbuh menjadi wanita yang cantik jelita, cerdas, kuat, dan mulia.

Suatu ketika, Fatimah yang telah menikah dengan Ali bin Abu Thalib pernah menangis dan mengeluh kepada Rasulullah, ketika sedang menggiling biji gandum dengan tangannya sendiri.

Rasulullah pun menghibur dan bersabda, "Jika Allah SWT menghendaki wahai Fatimah, niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu. Akan tetapi Allah SWT menghendaki di tuliskan-Nya untukmu beberapa kebaikan dan di hapuskan oleh-Nya beberapa kesalahanmu dan di angkat-Nya untukmu bebarap derajat."

"Ya Fathimah, perempuan mana yang menggiling tepung untuk suaminya dan anak-anaknya, maka Allah SWT menuliskan untuknya dari setiap biji gandum yang digilingnya suatu kebaikan dan mengangkatnya satu derajat."

Dari kisah Fatimah ini, kita bisa mengambil contoh bagaimana seorang putri membela orang tuanya, dan bagaimana kita harus melayani suami kita. Karena sesungguhnya segala hal yang kita lakukan untuk orang tua dan suami serta keluarga itu hanyalah untuk mendapatkan keridhoan dari Allah SWT.
Aamiinnn, ya rabbal alamin....


3. Asiyah binti Muzahim

Ibu angkat dari Nabi Musa AS, sekaligus istri Fir'aun paling kejam ini, juga merupakan salah satu pemimpin wanita kelak di Surga. Wanita yang lebih memilih untuk mati daripada mengakui Suaminya sebagai Tuhan.

Awalnya, Asiyah yang berparas jelita ini membuat Fir'aun bertekuk lutut padanya, hingga memperistrinya. Sebagai seorang istri dari seorang raja besar pada zamannya, Asiyah hidup penuh dengan kemewahan. Hanya saja, hatinya penuh dengan kegundahan. Fir'aun mengganggap dirinya adalah Tuhan yang harus di sembah oleh rakyatnya maupun oleh istrinya sendiri. Asiyah terpaksa menuruti kehendak suaminya.

Setelah Nabi Musa AS menunjukkan kenabiannya, Asiyah pun semakin percaya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah SWT. Asiyah yang memang berhati baik dan memiliki keteguhan ini memilih untuk menentang suaminya.

Fir'aun murka dan mulai menyiksa istrinya sendiri. Setiap saat, Asiyah hanya bisa berdzikir dan berdoa.

 "Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.” (Q.S. At-Tahrim [66] : 11). 

Doa yang mampu menggetarkan langit Arsy, sehingga Allah SWT pun mengabulkan doa tersebut, dan menjanjikan keindahan surga untuk salah satu wanita paling beriman ini.


Kita semua sesungguhnya adalah penghuni surga. Hidup di dunia ini hanyalah sebagai persinggahan sementara. Seperti layaknya seorang musafir di dunia ini, perhentian terakhir kita adalah surga-Nya. Semoga kita semua di mampukan dan di layakkan untuk pulang kembali ke sana. Aamiinnn...

Demikianlah, 3 Wanita Hebat Sepanjang Zaman yang bisa saya sampaikan, semoga bisa menginspirasi. Bagaimana dengan teman saya, Teh Hani , yuuu langsung kepoin juga.

Sampai jumpa di postingan saya yang berikutnya yaa...


Love,


Love to see you on:

Email : greenflowers711@gmail.com


Sumber : 

http://salam.ui.ac.id/kisah-khadijah-binti-khuwailid/

http://duta-cherbond.blogspot.com/2015/03/10-tokoh-dalam-history-islam.html?m=1

http://portalsatu.com/read/Blog/kisah-fatimah-putri-nabi-saw-dan-batu-gilingan-gandum-yang-berbicara-34955

https://www.google.co.id/amp/s/m.vemale.com/amp/lentera/104959-kisah-asiyah-wanita-mulia-istri-firaun-yang-dijamin-masuk-surga.html

https://www.google.co.id/amp/s/m.republika.co.id/amp/lmw3bu

Senin, 01 Oktober 2018

5 Things That You Can't Move On from Bandung

Senin, Oktober 01, 2018 12 Comments


Apa sich yang bikin kalian betah di suatu kota? Orang-orangnya? Makanannya? Suasananya? Hal yang bikin kalian gagal move on dari suatu kota.... Ecieee...


Di postingan collab dengan Bandung Hijab Blogger ini, saya  akan membahas mengenai 5 Things That You Can't Move On from Bandung. Kota kelahiran sekaligus Kota tempat tinggal saya saat ini, dan In Shaa Allah untuk seterusnya, Aamiinnn...

Apa ajaa??

Cuss...


1. Udaranya

Pic from Google

Sebagai orang keturunan Jawa yang lahir di Kota Bandung sampai berkeluarga dan memiliki anak, saya selalu gagal Move On dari Kota ini.

Saya juga cinta Kota Solo (Kota Kelahiran Bapak saya) dan Jogja. Seandainya saja cuacanya sedingin Kota Bandung, tentu saya juga gagal move on. Hanya saja saya kurang betah dengan udaranya yang pengap dan gerah.

Tidak bisa di pungkiri, Kota Bandung yang di apit pegunungan dan berada di lembah ini cukup dingin dan suejuuuuukkkk. Walaupun mungkin sekarang udara Bandung sudah tidak seperti dulu lagi, tetap saja ada saat-saat cuaca begitu dingin hingga rasanya enggan beranjak dari tempat tidur sambil memeluk suami -eh-.


2. Suasananya

Pic from Tribun News

Bandung memang pantas memiliki julukan Paris Van Java, karena suasananya yang bagai di Paris -walau saya belum pernah pergi ke Paris, someday ya Allah, doakan Netijennnn, Aamiinnnn-. Pagi harinya yang ceria, dan suasana malamnya yang romantis bikin baper orang-orang yang tinggal di Bandung.

Penampilan orang-orangnya yang modis ala2 Parisienne. Yang bahkan tidak perlu barang branded dan mahal untuk terlihat fashionable. Cukup ngubek-ngubek di Pasar Gedebage bisa bangedd dapet tampilan super stylish dengan budget minimalis. BPJS (Budget Pas2an Jiwa Sosialita) cyinnn....Ketawan dech suka kesana, qiqiqiqi...


3. Makanan dan Jajanannya

Batagor, cuanki, cimol, cireng, seblak, dan masih banyak lagi, jajanan khas Sunda yang mudah di temui di Kota Bandung. Yang takkan bisa di temukan di Kota lain. Adaaaa sichhh, tapi dari beberapa teman orang Bandung yang sekarang tinggal di Kota lain sering mengeluhkan betapa berbedanya jajanan ala Bandung di Kota lain di bandingkan dengan jajanan asli yang di beli langsung di Kota Bandung.

Dan saya sering bangedd ngusulin gimana kalo mereka aja yang jualan, sekalian buka lapangan kerja baru, yaa enggak sichh??? 😆😆


4. Tempat Wisatanya

Orchid Forest Cikole

Saya, sebagai pecinta warna hijau, suka banged daerah yang memiliki alam menakjubkan dan banyak pepohonannya. Dan Bandung punya banyak tempat wisata seperti itu.

Salah satunya Orchid Forest Cikole, Lembang seperti di foto saya. Atau Taman Hutan Raya H IR Djuanda, Kawah Putih (kalau ini saya suka bangedd bukan hanya banyak pepohonannya aja yaa, karena kalau udah masuk sana kesannya seperti berada di dunia lain, seperti berada di kahyangan, dan saya berasa bagai bidadari. Ahay khayalan ini setinggi-tingginya, nyanyiin shayyy) Situ Patengan, Rancaupas, dll.


5. Orang-orangnya

Sebagai orang yang terlahir di Bandung, keluarga maupun teman dan sahabat dekat tentu bertebaran di Kota Bandung. Apalagi saya tipe orang yang enggak bisa jauh dari orang-orang dekat. Gampang Homesick. Hihihii..

Lha wong cuman ke Singapore 4 hari aja saya homesick lowhh, mungkin karena saya kurang cocok ama makanan di sana kali yaa, hehehee...


Nah, itu dia hal-hal yang bikin saya gagal move on ama kota tercintaquwh inihhh, gimana dengan sis Grandys yaa, apa aja yg bikin dia gagal move on dari kota Bandung, cuss kepoin jugaa yaa...

So, sekian dari saya, sampai ketemu di postingan selanjutnya.

Love,


Love to see you on:

Email : greenflowers711@gmail.com

Jumat, 14 September 2018

Story of Bumi : Anakku Terlahir CTEV (Club Foot)

Jumat, September 14, 2018 3 Comments


Postingan kali ini mungkin di luar tema blog saya. Ini juga bukanlah cerita yang ingin saya ungkit kembali. Seperti membuka sebuah kenangan yang tidak menyenangkan.

Awalnya saya hanya bercerita di IgStory, karena kaget melihat Dokter Orthopedi Bumi, Dokter Daffodilone Cahyadi muncul di suatu acara kesehatan, di TV One, dan teringat sudah lama tidak check up. Bahkan sampai Dokternya sudah pindah ke RS Pondok Indah Bintaro pun saya baru tau melalui chat di Ig dengan beliau.

Kemudian ada yang mengusulkan agar saya mempostingnya juga di blog. Agar para orang tua yang mengalami nasib yang sama dengan saya, tidak putus asa, tidak mengganggap dunia telah kiamat, karena selalu ada solusi di balik segala permasalahan.

Tanggal 10 Maret 2014.

Bumi, anakku, terlahir melalui proses persalinan caesar. Kebahagiaan tak terkira kami rasakan, seorang anak laki-laki yang sehat dan lucu hadir di tengah-tengah keluarga. Saya yang hanya memiliki seorang adik perempuan dan selalu menginginkan saudara kandung laki-laki tentu sangat berbahagia.

Sayang...

Kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. 2 hari setelah kelahiran Bumi. Bagai mendapat firasat, Ibu mertua saya yang berada di Garut, meminta agar Hubbee memeriksa kondisi fisik anak kami.

Kenyataan itu terlalu pahit.

Kedua kaki Bumi tidak sama. Yang kiri, telapaknya lebih kecil dan bengkok ke dalam. Kondisi ini di namakan CTEV (Congenital Talipes Equinovarus) atau Club Foot.

Ibu saya yang berada di Rumah Sakit marah luar biasa. Setiap kelahiran bayi tentu di dampingi oleh Dokter Spesialis Anak, bagaimana mungkin hal ini bisa luput. Di panggilnya suster untuk mempertanyakan hal ini.

Saya yang hanya bisa terbaring, tidak kuasa mendengar semuanya. Bayangkan, luka setelah operasi Caesar saja belum kering, harus menghadapi hal ini. Air mata luruh terus menerus, mengetahui kenyataan bahwa anak semata wayang kami memiliki kelainan fisik bawaan.

Hubbee berusaha menenangkan saya. Dan setelah itu kami baru mengetahui bahwa Bumi di rujuk ke Dokter Spesialis Anak yang memiliki sedikit pasien, karena ketidakpengetahuan kami akan Dokter Spesialis Anak yang bagus di RS itu. Setelah kejadian ini, kami pun jadi mengetahui alasan mengapa Dokter itu hanya memiliki sedikit pasien.

Seorang bayi saja dia tidak teliti, apalagi bila pasiennya banyak.

Dokter Kandungan yang menangani kelahiran Bumi pun sampai mendatangi kamar kami dan menguatkan, bahwa kelainan ini bisa di tangani, dengan mendatangi Dokter Orthopedi.

Awalnya kami di rujuk ke Dokter Orthopedi di RS itu, tapi karena sudah muak akan keteledoran seorang Dokter di sana, kami pun memilih pergi ke Rumah Sakit lain.


7 hari setelah kelahiran...

Tepatnya hari Selasa, tanggal 18 Maret 2014, kami pergi ke RS Borromeus, dan bertemu dengan Dokter Orthopedi yang sedang praktek hari itu, Dokter Daffodilone Cahyadi.

Awal bertemu, lagi-lagi terbersit rasa ragu, Dokternya masih sangat muda, mungkin hanya lebih tua dari saya beberapa tahun saja, entahlah.

Akan tetapi setelah konsultasi, keraguan saya pun sirna. Jelas Dokter ini sangat pintar, sabar, dan pengertian.

Ketika Dokter menyarankan untuk anak kami di gips kakinya sesuai dengan Metode Ponseti, kami pun akhirnya mengiyakan.

Dengan umur yang masih muda, dia menangani anak kami yang masih bayi dengan penuh kesabaran, tentu sangat sulit mencari Dokter yang bisa menangani bayi yang bahkan baru berumur 7 hari, kecuali memang Dokter Spesialis Anak.

Alhamdulillah, Allah mempertemukan kami dengan Dokter yang mampu menangani anak kami.

Metode Ponseti
Pic from Google


Metode Ponseti harus di lakukan selama 6x, masing-masing selama 1 minggu. Tiap kali konsul, biayanya sekitar 500rb sudah termasuk penangangan Dokter, itu di Bulan Maret 2014.

Kami cukup terkejut, ketika Dokter Daffo mengatakan akan melanjutkan studi ke Jerman sekitar sebulan lagi, walaupun hanya 3 bulan berada di sana. Lalu bagaimana dengan kelanjutan pengobatan anak kami, bila hanya berlangsung 4x.

Beliau pun merujuk kami ke Dokter Orthopedi lain yang juga ramah anak, tapi kami tentu sudah kadung nyaman dengan Dokter Daffo.

Syukur Alhamdulillah, ternyata Studi lanjutan Dokter Daffo di tunda selama 2 minggu, sehingga Bumi pun tuntas pengobatannya. Setelah itu, barulah beliau berangkat ke Jerman.

Awal di gips Bumi masih biasa saja, dengan usia hanya 7 hari tentu dia tidak berdaya. Tetapi minggu kedua, baru saja gipsnya di lepas dan hanya di pegang kakinya oleh Dokter, Bumi langsung gemetar dan nangis sekencang-kencangnya. Membuat saya dan Ibu Mertua yang mendampingi, tidak tega mendengarnya.

Akhirnya, setelah proses gips selama 6 minggu, Dokter Daffo melanjutkan pengobatan dengan pemakaian sepatu Dennis Brown Splint seharga 500rb. Sepatu dengan palang di tengah-tengahnya dan harus di pakaikan selama 23 jam, atau hanya boleh lepas ketika mandi saja.

Sepatu Dennis Brown Splint
Pic From Google


Hati ibu mana yang tidak teriris ketika harus memakaikan sepatu seperti itu pada anaknya yang bahkan belum berumur 2 bulan. Tapi, kami harus tega. HARUS. Karena ini demi masa depan anak kami.

Beberapa bulan setelahnya, Bumi semakin bertumbuh besar, sepatunya pun mulai tidak cukup. Kami pun kembali konsul ke Dokter Daffo yang telah kembali dari Jerman. Dan di resepkan untuk mengganti ukuran Sepatu Dennis Brown Splint. Kali ini saya memilih warna hijau, warna kesukaan saya.

Lewat usia setahun, Bumi belum bisa berjalan. Setelah konsul kembali, Dokter Daffo menyarankan untuk menggunakan Sepatu Koreksi seharga 500ribu. Sepatunya dari kulit dan cukup keren menurut saya. Seperti layaknya Bintang Rock. Dengan pemakaian sepatu seperti ini, tentu tidak ada yang mengetahui bahwa Bumi kakinya bermasalah. Walaupun saya lebih memilih agar Bumi tidak perlu sampai harus memakai sepatu seperti ini.


Sepatu Koreksi
Pic from Google

Akhirnya setelah memakai sepatu ini selama beberapa minggu, Bumi bisa berjalan. Mungkin kemarin sebelum memakai sepatu ini, kaki kirinya kurang stabil untuk menapak, sehingga sulit untuk mantap berjalan. Sepatu Koreksi yang kokoh ini membuat kakinya menjadi stabil untuk menopang tubuhnya.

Lewat beberapa bulan setelah memakai ini dan sepatunya mulai tidak cukup, kami belum check up kembali sampai dengan hari ini karena melihat perkembangan yang cukup bagus pada kaki anak kami.

Sekarang telapak kaki kirinya sudah tumbuh normal hampir sama panjang dengan kaki kanannya. Bahkan sepatunya bisa 1 ukuran saja, menepis kekhawatiran saya dulu, kalau harus sampai beli sepatu 2 ukuran. Kami bersyukur Bumi hanya telapak kakinya saja yang CTEV. Saya melihat di ig feed bahwa banyak 'pejuang' CTEV lain yang bahkan memiliki betis yang lebih kecil, atau ukuran telapak kakinya berbeda cukup jauh.

Saya tidak memiliki dokumentasi perkembangan kaki anak kami, karena larangan dari Ibu saya. Agar kenangan tidak menyenangkan itu tak perlulah tercetak nyata, cukup dalam memori kami saja. Yang terpenting, sekarang Bumi tumbuh menjadi anak yang sehat dan ceria, dengan stamina dan julukan *Si Baterai Energizer* yang seakan tidak pernah merasa lelah ataupun capek.

Kami hanya bisa berucap Syukur Alhamdulillah.

Terselip pula nama 'Zabran' yang berarti 'Kuat, Mampu' pada namamu, Nak, agar kelak dirimu selalu kuat dan mampu menghadapi berbagai permasalahan. Baik itu secara Lahir maupun Bathin.

Aamiin....

Saran saya untuk semua orang tua, segera cek fisik bayi anda setelah lahir, dan bila terlihat kakinya memiliki kelainan langsung bawa ke Dokter Orthopedi agar bisa langsung di tindaklanjuti. Karena semakin dini usia bayi, keberhasilan Metode Ponseti semakin besar. Karena semakin besar anak, di khawatirkan harus melalui operasi, yang sebenarnya tidak terlalu di rekomendasikan karena efek sampingnya di takutkan dapat memperlemah kekuatan kaki.

In Shaa Allah, dengan kehendak-NYA, putra putri kita akan sembuh. Karena kita manusia hanya bisa berusaha, Allah SWT yang menentukan.

Keep Strong, Stronger, Strongest, Parents.
YOU ARE NOT ALONE.

From Mamiya, Mother's of Bumi, Pejuang CTEV


You can see me at:

Email : greenflowers711@gmail.com

Rabu, 15 Agustus 2018

Aktris Hollywood dengan Pesona Menarik Minat Penonton

Rabu, Agustus 15, 2018 4 Comments


Haiiii, Movie Goers...

Apa sich yang bikin kalian tertarik untuk menonton suatu film?

Artis favorit kalian?
Jalan ceritanya?
Atau mungkin karena poster filmnya?

Pernah enggak sich, kalian enggak sengaja nonton film yang bukan genre favorit tapi seiring film berjalan malah jadi tertarik pada film tersebut??

Saya pribadi, pernah.

Beberapa kali malah.
Kebetulan genre film yang saya kurang suka adalah genre Drama.

Dan bisa di bilang faktor yang bikin kita yang tadinya enggak tertarik pada film tersebut malah jadi terpaku pada akhir kisah karena para pemainnya.

Pesona para pemain yang menarik minat kita untuk menonton.

Berikut,


List Aktris dengan usia di atas 45 Tahun, yang menurut saya punya pesona alami untuk menarik minat penonton :



1. Meryl Streep


Image from www.imdb.com


GrandMa satu ini udah enggak usah di ragukan lagi lahh yaa. Sebagai satu-satunya Artis dengan peraih Nominasi Oscar terbanyak sepanjang masa, 20 Nominasi, dengan 3 Piala Oscar yang berhasil di boyong dalam Kramer VS Kramer (1979), Sophie's Choice (1982), Iron Lady (2011).

Saya pernah nonton salah satu filmnya 'Florence Foster Jenkins' genre Drama Kisah Nyata tentang perempuan kaya raya yang bermimpi jadi Penyanyi Opera

Awal nonton, saya mah rada hoream yaa. Sekali tayang (saya nonton di Cable TV) enggak ampe beres. Kedua kali tayang saya mulai penasaran, ini film tentang apa sich? Akhirnya berlanjut dengan nonton filmnya ampe beres.

Hal ini saya pikir hanya bisa terjadi karena peran utamanya adalah Meryl Streep, kalo pemainnya orang lain, saya pasti udah boring and langsung ganti channel -BYE-



2. Emma Thompson


Image from www.hamiltonhodell.co.uk



Pemeran Professor Trelawney di Film 'Harry Potter' ini juga punya pesona tak terbantahkan. Coba dech nonton 'Nanny McPhee' dimana penampilannya itu enggak Banged, tapi bisa bikin kita terus nonton ampe beress.

Dan juga 'Saving Mr Banks', Kisah nyata perjuangan Walt Disney mendapatkan Hak Cipta memfilmkan buku 'Mary Poppins' yang terkenal karya P.L. Travers. Emma berperan sebagai P.L. Travers yang memiliki watak kaku dan keras kepala karena masa lalunya yang cukup pedih.



3. Cate Blanchett


Image from www.popsugar.com

Dia ini Aktris yang punya aura Queeny, makanya kebanyakan perannya jadi Ratu. Seperti Ratu Elizabeth dalam 'Elizabeth I' dan  Galadriel dalam 'The Lord Of The Rings'. Yang terbaru menjadi Ratu atau Dewi Jahat, Hela, The Goddess of Death, di film 'Thor: Ragnarok'.

Tapi yang mengejutkan, coba dech nonton 'The Curious Case of Benjamin Button'. Aslinya dia di sana cantikkkkkk BANGED dan sangat memikat. Saya tahu mungkin ada efek buat bikin wajahnya tampak seperti seorang gadis, tapi teuteupppp ajaa tanpa akting yang mumpuni peran mulai dari remaja, dewasa, dan sudah tua itu enggak bakalan berhasil.



List Aktris dengan usia di bawah 45 Tahun, yang menurut saya punya pesona alami menarik minat penonton :



1. Charlize Theron

Image from www.listchallenges.com

Peraih Best Actress Oscar Tahun 2004 dalam film 'Monster' ini juga punya pesona. Percaya enggak, film 'Snow White and The Huntsman' itu bikin saya ngantuk beraddd and sempet ketiduran di Bioskop. And, Mbak Charlize ini merupakan penyelamat film ini dengan penampilannya yang Evil Queeny and bikin saya bergidik.


2. Angelina Jolie

Image from www.feedfad.com

Maappp, bukan karena saya ngefans abiess ama Mbak AnJol ini. Tapi coba perhatiin dech dia di film 'Wanted', di sana dia gak banyak dialog, cukup dengan berdiri diam, menyunggingkan senyum misterius aja udah kerasa bangedd kan pesonanya. Daripada merhatiin James McAvoy, penonton pasti lebih milih ngeliatin Angelina Jolie kan??!! :D

Mau liat AnJol maen film yang gak biasa -di luar dia jadi cewe jagoan bersenjata- coba dech nonton 'Changeling' dimana dia berperan dalam kisah nyata mengenai Ibu yang kehilangan anaknya karena di culik seorang psikopat.

Calon Aktris yang akan memiliki pesona menarik minat penonton


1. Anne Hathaway


Image from www.globaldatinginsights.com

Dengan perannya yang mengejutkan sebagai Fantine di film 'Les Miserables' Anne pun menjadi Aktris yang layak untuk di perhitungkan.


2. Emma Stone


Image from www.twitter.com

Penampilan memukaunya di film 'La La Land' membuatnya meraih Best Actress Oscar 2017.


3. Rachel McAdams


Image from www.youtube.com

Aktris ini punya senyum tulus yang memikat. Lihat saja penampilannya di film 'The Notebook' yang polos dan apa adanya.


Demikian menurut versi saya, Para Aktris yang punya pesona menarik minat penonton. Kalau menurut kalian gimana, Movie Goers?? Boleh langsung komen di sini yaa...


Love,

Love to see you on:

Email : greenflowers711@gmail.com

*Tulisan ini sudah pernah tayang di Blog ini, karena Blog saya sekarang disatukan dan tulisan ini merupakan part 1, berikut akan ada part selanjutnya, maka saya tayang ulang di sini.*

Senin, 13 Agustus 2018

5 Selected Applications on Smartphone (Making Your Life Easier)

Senin, Agustus 13, 2018 16 Comments


Assalamualaikum
Hi semua...

Zaman sekarang anak muda mana yang enggak punya smartphone? Jangankan anak generasi sekarang or istilah ngetrennya Kids Zaman Now, berbagai generasi pun sangat bergantung pada smartphone, mulai dari orang tua bahkan anak-anak sekalipun.

Kebanyakan orang memiliki aplikasi media sosial, tidak hanya itu saja, aplikasi di luar itupun sangat di butuhkan.




Di postingan collab dengan Bandung Hijab Blogger ini, saya  akan membahas mengenai aplikasi pilihan yang making your life easier.

Apa aja?

Cuss...


1. Ojek Online

Sebagai emak-emak yang enggak bisa nyetir mobil and motor -hiks-, saya kebantu banged...bangeddddd semenjak ada Gojek. Ngegigiwing anak  emang anak kucing?!  jadi gampang, kalo mau pergi kemana2. Tinggal pesen, duduk manis, cusss.... Enggak harus stres menghadapi jalanan Kota Bandung yang mulai kurang kondusif akhir-akhir ini, tidak hanya weekend bahkan weekday sekalipun.

Mau pesan makanan atau antar barang usaha konveksi Hubbee @coffee_udud (yuu, syapa yang mau pesen celana, bisa banged di sini yaa) tukang ngiklan, sangat di permudah dengan aplikasi ini. Pokoknyaa Loveee Bangeddd anak 90an pasti tau ini tagline acara tv apahh 😜😜.



2. Photo Editing



Profesi sebagai MUA dan Blogger menuntut saya untuk mendapatkan hasil foto yang bagus. Terkadang pencahayaan yang di hasilkan kurang bagus ataupun background kurang mendukung. Aplikasi edit foto pun tentu di perlukan. Berhubung saya enggak punya laptop, tentu saya sangat bergantung pada aplikasi di Smartphone. Sebenarnya banyak aplikasi foto yang saya punya, saya akan cantumkan 3besar yang wajib punya.


Snapseed

Snapseed ini penting banged buat editing photo karena dia mampu mencerahkan foto yang gelap, bahkan foto yang 'pecah' saja bisa di perbaiki jadi lebih clear.


Picsart

Picsart ini andalan banged buat bikin blur background, jadi bisa lebih fokus saja ke wajah. Bahkan bisa di pake ala-ala adobe photoshop lowh, cropping foto dan mengganti background dengan background lain pun cukup mudah enggak deng, saya susyah payah ngeditnya, mana hasilnya jugak enggak bagus-baguss amadd (syedihhh).

Hasil Foto:

Before-After


Kirakira+

Kirakira+ ini sebenarnya aplikasi foto maupun video, tapi saya masukkin ke photo editing aja yahh. Aplikasi berbayar yang  sayangnya, hanya bisa di IOS ini bikin hasil foto jadi blink-blink, akhh syukaaa banged pokoknya.

Hasil Foto :




3. Video Editing

Sebagai Vlogger ala-ala #uhuk, saya juga membutuhkan aplikasi edit video. Seperti:

Power Director

Power Director merupakan salah satu aplikasi edit video yang saya gunakan. Penggunaannya pun cukup mudah. Fitur-fitur yang di sediakan pun cukup lengkap seperti cropping, cutting, transition, record, music, audio mixing, reverse, speed dll.
Bahkan filter dan pengaturan cahaya video pun tersedia. Sangat lengkap.

Inshot

Sebagai MUA saya pun membutuhkan aplikasi video untuk editing video client-client saya yang cukup simple. Sebelumnya saya suka banged dengan Flipagram, sayangnya sekarang dia ganti konsep dan nama (Vigo) jadi ala-ala aplikasi alayers ooppsss.

Inshot ini bisa mengedit pencahayaan dan filter yang di miliki pun cukup bagus, sayang dia tidak memiliki Video Transition. Sehingga untuk kepentingan editing video youtube pun harus di bantu aplikasi Power Director.

Du Recorder

Sebenarnya Du Recorder adalah aplikasi screen recorder khusus untuk video, tapi saya masukin aja di kategori video editing yaa, karena setelah merecord pun dia bisa langsung di edit juga di aplikasinya. Seperti trim, remove middle, add music, add subtitle, add image, intro & outro, background image, speed, crop, rotate, sehingga video yang kita rekam jadi lebih 'berwarna'.


4. Maps

Google Map

Sekarang siapa sich yang enggak tergantung pada maps? Pekerjaan sebagai MUA yang terkadang pergi dini hari kerja lembur bagai kuda  dan harus mencari alamat kemana...kemana....kemanaa...ku harus mencari kemana... saya pun benar-benar sangat terbantu dengan aplikasi ini. Kebayang enggak sich jam 3 dini hari, kalian harus cari alamat, yang bahkan harus masuk  gang, dan tidak ada seorang manusia pun yang bisa di tanya jangankan jam 3, jam 4 saja masih sepi sekali.

Google Map, making my life easier pisaaann euyyy...



5. E-Banking

Di era perbankan sekarang ini, persaingan untuk memberikan kemudahan transaksi perbankan pun sangat menguntungkan bagi nasabah. Mau beli pulsa, listrik, transfer belanja online oops, liat transferan masuk, begitu di mudahkan dengan hanya aplikasi ini.


Saya memilih Klik BCA untuk layanan E-Banking saya, karena sebagai pelopor internet banking dan banyaknya pengguna layanan ini, benar-benar sangat memudahkan saya untuk melakukan transaksi bank.


Demikianlah 5 Selected Applications on Smartphones (Making Your Life Easier) bagi saya. Sebenernya masih banyak lagi aplikasi yang mempermudah hidup, tapi inilah 5 besarnya yang paling sering saya gunakan.

So, bagaimana dengan kalian?
Share aplikasi andalan kalian di komen yaa...

Love,


Love to see you on:

Email : greenflowers711@gmail.com