Sabtu, 07 September 2019

Maen Ke Trans Studio Bandung, dan Nonton "Cadabra - The Word to Change Everything"


Assalamualaikum

Siapa yang belum tau Trans Studio Bandung?? 

Sayaaa...

Hahhh, masa sich masih ada yang belum tau, Taman Bermain Indoor paling ketcehhh di Kota Bandung??? Yuuu, ikut saya jalan-jalan kesana.

With Bandung Hijab Blogger and Blogger Bandung Crews

Jadi, tanggal 26 Agustus 2019 kemaren, saya bersama rekan-rekan Bandung Hijab Blogger, dan Blogger Bandung berkesempatan untuk maen ke Trans Studio Bandung. Seneng banged dech jadinya, 'cos ini kali pertama saya main kesana. Orang Bandung kemana ajaa heyyy, baru maen kesana??? Iyaa mo'on maap πŸ˜…. 



Kebetulan disana jugak lagi ada show terbaru yang mulai ditampilkan sejak tanggal 17 Agustus 2019, yaitu "Cadabra - The Word to Change Everything". Pertunjukan yang akan membawa kita menjelajahi dunia mimpi tanpa batas berkonsep steampunk yang mempertontonkan hal-hal yang secara logika tidak mungkin terjadi. Pertunjukan ini sendiri berlangsung setiap hari pukul 13.00, kecuali hari Jum'at pukul 14.00 WIB.


Wihh, makin enggak sabar nonton kan. Kebetulan kita sampai disana sekitar pukul 10 pagi, jadi sempet untuk nyobain wahana permainan yang lain dulu dech. Saya sich, udah enggak sabar banged pengen cobain Yamaha Racing Coasternya, karena memang saya suka sekali wahana yang memacu adrenalin.


Karena rasanya enggak seru kalo cuman naik sendirian, saya hanya berhasil narik Teh Tesya untuk menemani saya. Yang lain enggak ada yang mau nich. Di wahana ini, tentu saja saya memilih untuk duduk di paling depan. Biasanya duet wahana ekstrim begini dengan adik saya, 'cos kita paling suka yang menantang begini. Sayangnya di dunia nyata saya mah justru enggak bisa bawa motor or mobil sendiri, kebalikan dengan adik saya yang baik di wahana maupun real life sama-sama racer nya. Mau tau sensasi ngebut di jalan sambil nyalip truk, yahh cobainlah di bonceng ama adik saya. Dijamin enggak mau lagi dech, udah banyak korban yang shockednya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Awalnya, saya dan Teh Tesya enggak boleh duduk di depan karena penumpangnya masih sedikitan. Tapi, karena saya ngeyel, akhirnya Masnya memperbolehkan, dan tidak lama penumpang bertambah. Setelah pengaman terpasang, di layar muncul si ganteng Jorge Lorenzo, pembalap MotoGP yang menyapa dan memberi aba-aba mundur sebelum Yamaha Racing Coasternya meluncur.

Welfie sebelum naik Yamaha Racing Coaster, abaikan wajah tegang kami

Dan kemudian, wussss, meluncurlah coaster itu dengan kecepatan 180km/jam. Dari awal kita sudah disuguhkan dengan tanjakan 90 derajat yang bikin jantung rasanya lepas. Sudahlahh, kalo udah begitu, hanya bisa pasrah dan teriak sekenceng-kencengnya, bebasin aja tsay. πŸ˜‚πŸ˜‚ Teh Tesya menyarankan saya untuk tidak menutup mata ketika akan meluncur seakan terhempas ke langit, sayangnya saya lupa, dan malah membuka mata sesaat coaster akan ditarik mundur. Okehh wajib coba lagi, next time. πŸ˜‚

Beres wahana ini, kita mencoba wahana yang lebih santai, yaitu Sky Pirates yang berbentuk layaknya kapal bajak laut yang melayang di langit-langit Trans Studio Bandung. Kita berkeliling dan melihat-lihat Trans Studio Bandung dari atas, sungguh seru.

Salah satu spot Instagramable

Setelahnya kita sempat cari-cari spot foto yang bagus dan memang bagus-bagus, demi postingan Instagramable yang haqiqi πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Kita pun sempat makan siang dulu, persiapan sebelum menonton pertunjukan Cadabra.

Happy Lunchie, Gaesss...


#ADACADABRA


Berasa di Hollywood yaa 😍😍


Jam pun telah menunjukkan pukul 13.00, kita semua pun menuju Trans City Theater Trans Studio Bandung, masuk kesini tuch berasa masuk bioskop/theater di Amrik sono, kerenn bangedd.

Pertunjukan pun dibuka dengan 2 pesulap yang tampil lucu dan kocak. Pemanasan yang cukup bagus, sebelum dihadapkan dengan ketegangan. Setelah dihibur dengan kekocakan 2 pesulap, keluarlah sang pembawa acara wanita dengan suaranya yang berat dan penuh misteri, memberikan peraturan bagi para penonton, bahwa tetap boleh memfoto ataupun memvideo hanya saja tanpa flash tentunya, agar tidak menganggu konsentrasi pesulap dan penonton lainnya. Walaupun sudah diberi tahu dari awal, ehh, ada aja yang masih pake flash, dan memang sich ternyata cukup menganggu karena suasana yang gelap mendadak terang, jadi sedikit mengurangi ketegangan. So, sebaiknya nanti kita taati aja peraturannya yaa, enggak ada ruginya kok.


Selanjutnya, Hi-Tech Magic pun ditampilkan, sebuah permainan sulap yang dipadukan dengan konsep multimedia 3D/Hologram. Rasanya seperti masuk ke dalam mimpi. Saran saya, pilih tempat duduk di tengah dan lumayan di atas, agar sensasi menontonnya semakin terasa.


Kemudian ada The Pain Game sebuah aksi yang penuh resiko dan berbahaya. Lebih seru lagi karena ada salah seorang teman Blogger yang ikutan langsung permainan tersebut, rasanya jadi ikut deg-degan, tapi lucu juga karena ngeliat mimik muka penonton yang terlibat di permainan tersebut dan jadi 'korban'nya.


Dilanjut dengan The Choice of The Unseen, dimana sang pesulap wanita ditutup matanya dan harus menebas barang yang dipegang oleh penonton di atas panggung dengan pisau dalam genggaman. Kebayang enggak sich kalo salah hunus. Ngeriiii.....


Belum cukup, ada Russian Roulette dimana sang pesulap laki-laki harus membebaskan diri dari jeratan sebelum roda tajam besar berputar membelah kepalanya Mpuz tolong dong kata-katanya, berasa nulis script film horror.😰😱

Ada jugak Message From Hell, yang sama menegangkannya. Kesemua pertunjukkan itu tidak terlepas dari para dancer yang powerful dan energik, disertai efek semburan api yang terasa cukup panas di tempat saya duduk. Bener-bener pertunjukan kelas dunia. SPEKTA!!!


Nahh, gimana, makin penasaran kan setelah baca tulisan saya, soo, tunggu apalagi, langsung dateng aja yaa ke Trans Studio Bandung, dan nonton "Cadabra - The Word To Change Everything", karena tidak dipungut biaya lagi, gaesss.

With The Magicians

Tidak hanya itu saja, ada pertunjukan "Repertoar of love", sebuah perpaduan koreografi tarian aereal yang akan membuat penonton terpana dengan latar belakang musik lagu-lagu hits dari penyanyi legendaris Chrisye yang menyentuh hati. Semua penyanyinya suaranya bagusss semuaaaa, huhuhuhu jadi terharu dan ikut hanyut pas nontonnya. Ehhh, tapi beneran lowhh, bikin saya baper banged, apalagi pas lagu 'Serasa' karena pernah bawain lagu itu juga pas kuliah, bareng-bareng ama Vocal Group, rasanya pengen ikutan naik panggung dan ikut nyanyiin lagu itu yang ada bakal ditimpukin ama penonton lain lah, Mpuz. Nonton ini tuch berasa ngeliat konser kelas dunia, dan berasa deg-degannya, apalagi pas liat penarinya gelantungan di langit-langit, seremmm, takut jatuh...😰😰😱😱

Cuplikan "Repertoar of Love"


Kemudian ada pula "Special Effect Action Show" pertunjukan yang memperlihatkan proses pembuatan film action, yang dipadukan dengan aksi free running, freestyler motor dan efek ledakan yang mengguncang adrenalin. Sayang enggak sempet nonton nich, karena waktunya mepet ama Show Cadabra. Tidak ketinggalan "Magical Parade of Zoo Crew" parade lampion terbesar dan termegah yang ada di Indonesia, dikemas menceritakan perjalanan Monica, Maung, Monty, dan Kenny. Pas nonton ini tuch rasanya pengen ikutan nari-nari gtuw, tong ngerakeun, Mpuz. 


Cuplikan "Magical Parade of Zoo Crew"



Tidak lupa juga kita pun bisa menikmati 20 wahana permainan lainnya di Trans Studio Bandung. Tunggu apalagi, yuu ajak keluarga dan teman-teman kesana.

Cuplikan "Cadabra - The Word To Change Everything"



🎡...City of stars...Are you shining just for me...🎡



More Info, Go To :
Instagram :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar